Wisataku Kegagalan adalah sebuah pengalaman yang berharga untuk menjadi lebih baik lagi.

Tips Liburan ke Yogyakarta di Masa Pandemi 2020

1 min read

merapi di yogyakarta

liburan ke Yogyakarta

Setiap tahun pasti ada saja waktu libur panjang yang bisa kita manfaatkan untuk sejenak menjauh dari tugas dan pekerjaan, biasanya kita manfaatkan momen cuti bersama untuk berlibur ke luar kota. Di masa pandemi ini tentunya ada persyaratan khusus bagi wisatawan yang ingin berlibur ke luar kota, yaitu cek kondisi kesehatan, jangan sampai niatnya berlibur melukai orang sekitar yang kita cintai dengan menularkan penyakit mematikan COVID-19. Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan bahwa

Silahkan berkunjung ke Yogyakarta, tetapi pastikan bahwa anda dalam kondisi yang sehat. Identitas kesehatan juga perlu dibawa supaya tidak terjadi klaster penularan dari libur panjang.

Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum liburan ke Yogyakarta

Siapkanlah identitas kesehatan yaitu hasil rapid test yang menunjukkan hasil nonreaktif atau bisa dengan uji swab yang menunjukkan hasil negatif. Para pelaku usaha akomodasi seperti perhotelan, penginapan juga akan meminta hasil uji rapid test dan atau swab di saat melakukan check-in.

Dan yang harus selalu dilakukan adalah menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

Pemerintah Yogyakarta juga akan bekerjasama dengan TNI dan kepolisian untuk rutin melakukan patroli. Jika aparat menemukan masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker, akan dikenai sanksi teguran, sanksi kerja sosial sampai deng sanksi denda sebesar Rp. 100.000. Untuk tempat usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan dikenai sanksi penutupan.

Dinas pariwisata setempat juga sudah mewajibkan bagi para pelaku usaha untuk dapat memiliki surat ijin membuka usaha dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Maka, wisatawan harus cerdas memilih tempat menginap, destinasi wisata, dan tempat makan yang sudah menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan ketat untuk keamanan bersama.

Selain diwajibkan menerapkan protokol kesehatan, pemerintah juga melakukan scan QR Code untuk wisatawan dan meminta mengisi data diri lengkap, hal ini bertujuan untuk proses tracing yang lebih mudah nantinya, jika terjadi apa-apa. Pembatasan jumlah pengunjungpun diterapkan agar tidak terjadi kumpulan massa yang terlalu banyak, agar masih bisa menjaga jarak yang di tentukan. Kawasan Malioboro adalah salah satu contohnya, di kawasan ini sudah terbagi menjadi 5 zona dan tiap zona memiliki kapasitas maksimal 500 pengunjung dalam sekali waktu. Kegunaan scan QR Code ini juga bisa digunakan untuk memantau jumlah pengunjung yang terdapat di lokasi tersebut.

Kesimpulan

Liburan memang menyenangkan, apalagi bersama orang-orang tercinta, adakalanya dimana saat yang mengharuskan kita tidak dapat bebas melakukan hal-hal seperti hari-hari biasa, contohnya adalah saat ini di masa pandemi yang mengharuskan kita selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada. Maka, patuhilah aturan yang ada dan selamat menikmati liburan ke Yogyakarta. Selain ke Yogyakarta anda juga bisa mencoba trip ke Bandung.

Wisataku Kegagalan adalah sebuah pengalaman yang berharga untuk menjadi lebih baik lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *